Benigno “Noynoy” Aquino sudah dipastikan menjadi Presiden Filipina. Nama besar keluarga Aquino menimbulkan harapan besar rakyat pada Noynoy. Patung-patung, taman, stadion, bahkan bandara internasional mengambil nama Benigno Aquino Jr, ayah Noynoy. Label tokoh demokrasi yang melekat pada ibunya, yang juga bekas presiden Corazon Cory” Aquino, membuat ekspetasi rakyat semakin besar.

HINGGA mencalonkan diri sebagai presiden, Noynoy tidak terlalu dikenal publik. Kritik mengatakan, dia terlihat gelisah dan kurang berkharisma. Kini, tantangan utamanya adalah membuktikan semua itu salah dan menunjukkan kekuatannya sebagai pemimpin baru Filipina.”Noynoy menang akibat reputasi besar ibunya. Ibunya naik karena terbunuhnya sang suami, dan Cory mempunyai reputasi besar menegakkan demokrasi di Filipina. Noynoy diuntungkan nama besar ibunya,” ungkap pengamat hubungan internasional Ul Hariyadi Wirawan kepada Rakyat Merdeka.

Sementara peneliti Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ad-riana Elisabeth menilai, tidak akan ada perubahan otomatis di Filipina dengan naiknya Noynoy sebagai presiden.”Dia (Noynoy) tidak otomatis sama dengan Aquino yang dulu (Corazon). Tak akan ada perubahan otomatis yang signifikan. Noynoy akan menghadapi persoalan berat, terutama kemiskinan dan konflik di Filipina Selatan yang belakangan kembali mengemuka dikaitkan dengan terorisme di Indonesia,” kata Elisabeth.”Dulu (Corazon) Aquino didukung people power. Saya tidak yakin (Noynoy) Aquino kini siap. Dia harus membangun sistem dengan baik dan transparan. Jika tidak, tak akan ada perubahan. Tapi saya pesimis dia bisa melakukan itu,” tambah Elisabeth.

Noynoy akan mulai berada di Malacanang, istana kepresidenan Filipina, pada 30 Juni. Salah satumasalah utama yang akan diwarisi Aquino dari presiden pendahulunya. Gloria Macapagal Arroyo, adalah tingginya kekerasan di daerah, terutama di Mindanao. Di wilayah Selatan ini militer sering bertikai dengan pemberontak Muslim maupun komunis.Aquino telah menyatakan akan memajukan pembicaraan damai dengan pemberontak Moro (Moro Islamic Liberation Front/ MILF). Namun, rincian rencananya belum jelas hingga sekarang.Fokus perhatian lainnya adalah kuatnya pengaruh pemimpin lokal. Mereka memiliki tentara sendiri. Sekitar 112 kelompok tentara swasta tersebar di Filipina.

“Dukungan militer sangat penting. Apalagi kini militer ada yang bekerja sama dengan pemberontak. Jika tidak menguasai militer, (Noynoy) akan kesulitan. Demokrasi.di Filipina memang memperlihatkan persaingan terbuka. Tapi tidak mengatasi masalah utama seperti kemiskinan. Cuma merupakan pertarungan antar elite, antara kelompok berkuasa dengan yang ingin berkuasa,” jelas Elisabeth kepada Rakyat Merdeka.Menurutnya. Filipina terkenal dengan budaya kekerasannya. Banyak jenderal kotor yang akan merasa dirugikan jika Noynoy berhasil dengan program pemerintahan bersihnya. Noynoy harus menggandeng kekuatan militer untuk memuluskan jalannya sebagai kepala pemerintahan.

“Jika tidak, bukan tidak mungkin sejarah ibunya yang hampir terkudeta berkali-kali terulang. Noynoy harusjuga menggandeng kekuatan lain untuk menangkalkekuatan militer,” tutur Elisabeth yang dihubungi terpisah.Sejarah Filipina mencatat, pernah ada sembilan kali usaha kudeta terhadap Cory. Padahal, Cory memberi catatan baik selama memimpin. Semasa menjabat, dia menekankan perhatian pada kebebasan sipil dan hak asasi, perundingan damai serta dialog dengan pemberontak komunis maupun Muslim.

Kembalinya trah Aquino ke pemerintahan juga diiringi bertahannya trah-trah keluarga politik Filipina lainnya. Gloria Arroyo, meski tak lagi menjadi presiden karena batasan masa jabatan, dengan mudah memenangkan kursi di Kongres. Keluarga besar Marcos, sekaligus lawan politik bebuyutan keluarga Aquino, juga mendaki tangga politik. Imelda, istri bekas presiden Ferdinand Marcos, memenangkan kursi Kongres. Putrinya kini gubernur dan putranya hampir pasti menduduki kursi Senat.Direktur Eksekutif Institut Politik dan Reformasi Elektoral, Ramon Casipfe mengatakan, kemenangan Noynoy telah diprediksi sebelumnya. “Banyak pemilih berusia muda. Jadi, nama adalah faktor utama (pemberian suara) dan siapa yang tidak kenalnama Marcos,” kata Casiple.

Sedangkan Elisabeth mengaitkan trah keluarga ini dengan sektor ekonomi. “Tergantung siapa big boss yang tetap sebagai figur dihormati dalam kelompoknya. Tokoh-tokoh politik Filipina punya kepentingan ekonomi besar. Mereka biasanya berasal dari keluarga kaya, baik warisan atau memang punya ekonomi kuat mapan,” ujarnya.”Jadi ekonomi adalah kepentingan birokrasi Filipina. Menguasai ekonomi berarti mendatangkan keuntungan bisnis keluarga. Akibatnya, kalau sektor ekonomi terganggu, proses politik Filipina juga terganggu,” terang Elisabeth seraya menambahkan bahwa keluarga Arroyo adalah salah satu yang masih akan menguasai ekonomi Filipina.

Soal pemberantasan korupsi. Wirawan berpendapat, jalan Aquino tak akan mulus. Apalagi terkait korupsi Arroyo. “Pene-gakaif hukum dan penyelidikan korupsi Arroyo akan sulit dilakukan. Karena saat pemerintahan Arroyo, banyak pihak yang diuntungkan, termasuk para pengusaha. Mereka akan menghalangi penyelidikan dan membantu Arroyo dalam penyelidikan.”Filipina adalah negara sarat budaya korupsi. Tak .ikan mudah bagi Noynoy memberantasnya dengan mulus. Akan ada kompromi antara Noynoy dan Aquino untuk menyelesaikan masalah ini,” ucap Wirawan.

Hubungan Luar Negeri

Selama ini. Filipina dikenai dekat dengan AS. Negara ini mendukung AS selama Perang Dingin, perang melawan terorisme, dan merupakan sekutu utama non NATO. Mcnurut Elisabeth, hubungan Filipina dan AS akan sama saja, karena tanpa bantuan AS yang sangat besar. Filipina tidak akan bisa seperti sekarang

Untuk hubungan dengan ASEAN, Filipina mulai dekat saat pemerintahan Fidel Ramos (1992-IWS) Pada laman Corazon. tak ada waktu untuk dekat, karena Filipina harus konsolidasi keku.is.i.in I ilipina intim sema kin berperan di ASEAN. “Mereka dulu mengusulkan soi mi ultural community. Mereka ingin badan HAM ASEAN (AICHR) ada di sana, tapi kemudian disepakati di Sekretariat ASEAN di Jakarta. Tapi apakah (Noynoy) Aquino merevitalisasi itu semua, saya belum lahu,” pungkas Elisabeth.